h1

Profil Alumni ISI Yogyakarta


Edhi Sunarso (seniman patung)

Alumni ASRI (Akademi Seni Rupa Indonesia) angkatan 1950 (cikal bakal ISI Yogyakarta) merupakan mantan staf pengajar ISI Yogyakarta dan seniman besar yang sering menggarap patung-patung monumental di Indonesia. Beberapa karyanya adalah Patung/Monumen Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Monumen Dirgantara/Patung Pancoran Jakarta, Tugu Muda Semarang, Diorama Sejarah di Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya Jakarta, Diorama Sejarah Monumen Jogja Kembali Yogyakarta, dll. Berkat prestasi beliau ISI Yogyakarta akhirnya memberikan penghargaan tertinggi di bidang seni dengan memberinya gelar sebagai Empu Ageng.

 

GM Sudarta (kartunis)

Alumni ASRI (Akademi Seni Rupa Indonesia) angkatan 1965 (cikal bakal ISI Yogyakarta) merupakan seorang pelopor karikatur di Indonesia. Dalam membuat karya kartun beliau dikenal cerdik sebab kartun protesnya yang mencubit tetap dikemas dalam humor yang menggelitik sehingga bisa diterima semua pihak. Karya beliau yang paling terkenal adalah Oom Pasikom yang menghiasi Harian Kompas.

 

 

 

Didik Nini Thowok (seniman tari)

Alumni ASTI (Akademi Seni Tari Indonesia) angkatan 1974 (cikal bakal ISI Yogyakarta) merupakan seniman besar di bidang seni tari baik sebagai penari maupun koreografer . Karya beliau yang paling populer adalah Tari Dwi Muka (double sided dance) yang menggunakan topeng di kepala bagian belakang sehingga beliau bisa memerankan dua karakter sekaligus dalam komposisi tari.

 

 

 

Butet Kertaredjasa (seniman teater)

Alumni ASRI (Akademi Seni Rupa Indonesia) angkatan 1982 (cikal bakal ISI Yogyakarta) ini merupakan seniman teater dan budayawan. Meski kuliahnya di bidang seni lukis dan akhirnya kandas ditengah jalan, namun ia justru terkenal sebagai seorang seniman teater terutama dalam pentas monolog. Kiprah dan karya-karya beliau dikenal sangat kritis terhadap pemerintah.

 

 

 

Djaduk Ferianto (seniman musik etnik)

Alumni ISI Yogyakarta angkatan 1984  ini merupakan seniman musik etnik dan budayawan. Beliau sangat aktif mengangkat dan mengaransemen musik etnik di tengah maraknya industri pop. Kiprah nasionalnya mulai dikenal publik melalui acara ‘dua warna’ di RCTI yang memadukan musik etnik dan modern. Beliau juga menjadi penggagas acara Ngayogjazz yang menggelar musik jazz di tengah-tengah kampung guna mendekatkan diri ke masyarakat. Kini bersama Orkes Sinten Remen dan Grup Kua Etnika beliau sering menghiasi televisi nasional bahkan sering menggelar pentas di mancanegara sebagai duta kebudayaan bagi Indonesia.

 

Luluk Purwanto (seniman musik jazz)

Alumni ISI Yogyakarta angkatan 1987 ini merupakan pemain biola dan musisi jazz Indonesia yang justru banyak berkiprah di mancanegara. Bersama grup musiknya yang bernama The Helsdingen Trio sering menggelar tour musik jazz keliling dunia dalam sebuah bus yang bisa disulap menjadi panggung musik. Karya musiknya bersama Bhaskara Band setiap hari kita dengar di televisi sebagai musik penutup acara Seputar Indonesia di RCTI.

 

 

Oni Krisnerwinto (seniman musik)

Alumni ISI Yogyakarta angkatan 1989 ini merupakan musisi yang dewasa ini kerap menghiasi panggung-panggung di televisi Indonesia. Bersama teman-temannya ia membentuk Sa’unine Orchestra yang membantu sentuhan orkestra pada musisi papan atas Indonesia seperti GIGI, Dewa 19, Sheila On 7, Ungu,Glenn Fredly, dll. Bersama Oni & Friends menjadi music director dan home band untuk program-program televisi seperti Idola Cilik, Indonesian Idol, Asian Idol, Festival Film Indonesia, dll. Beliau juga mendapatkan Anugerah Musik Awards (AMI) 2009 untuk kategori Produser Musik Anak Terbaik.

 

Ahmad Faisal Ismail (kartunis)

Alumni ISI Yogyakarta angkatan 1992 ini merupakan seorang kartunis. Mesikpun pendidikannya adalah desain interior namun kini beliau lebih aktif sebagai kartunis. Sejak SMA dan mahasiswa beliau telah memenangkan berbagai penghargaan di ajang lomba komik nasional. Kini karya Ismail yaitu kartun Sukribo selalu menghiasi Harian Kompas setiap hari minggu.

 

 

 

I Nyoman Masriadi (pelukis)

Alumni ISI Yogyakarta angkatan 1993 ini merupakan pelukis kontemporer indonesia yang paling bersinar kini. Sebagai pelukis muda, karya-karyanya merajai pasar seni rupa kontemporer. Bahkan salah satu karya I Nyoman Masriadi berjudul ‘The Man from Bantul (The Final Round)’ berhasil terjual sekitar Rp.10 milyar di balai lelang Sotheby Hongkong sebagai lukisan termahal di Asia Tenggara. Karya lain yang berjudul ‘Sudah Biasa Ditelanjangi’ menghebohkan balai lelang Christie karena terjual seharga US$. 554 ribu atau sekitar Rp. 5 milyar.

 

M. Arief Budiman (desainer grafis/komunikasi visual)

Alumni ISI Yogyakarta angkatan 1994 ini merupakan seorang pengusaha desain grafis. Bersama rekan-rekannya mendirikan PT. Petak Umpet Advertising yang selalu merajai ajang Phinastika Ad Festival sebagai Agency of the Year. Karyanya dalam iklan Gudang Garam edisi kemerdekaan mendapatkan penghargaan dalam Citra Adhi Pariwara. Buku karya beliau yaitu Jualan Ide Segar dan Tuhan Sang Penggoda termasuk dalam jajaran buku best seller untuk kategori creativepreneur.

 

 

Soimah Pancawati (sinden,entertainer)

Alumni Jurusan Karawitan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta angkatan 1998 ini merupakan sinden dan entertainer muda yang layak diperhitungkan, meski terbilang baru di industri hiburan nasional ia kini sangat sering menghiasi layar televisi. Memulai kariernya dari ‘ngamen’ atau menyanyi di acara-acara kawinan, kini ia tak hanya aktif menyanyi tradisional, ia sering diajak kolaborasi dengan berbagai aliran musik lain dari pop sampai hip-hop. Berkat kemampuannya menyanyi, keunikan tradisi, dan kemampuannya melontarkan lelucon, kini ia juga sering diajak bergabung mengisi acara-acara humor di televisi.

 

Ifa Isfansyah (sutradara)

Alumni Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta angkatan 1999 ini merupakan sutradara muda yang layak diperhitungkan, meski terbilang baru ia sudah mendapatkan berbagai penghargaan terutama dalam penyutradaraan film-film indie. Karya Ifa Ifansyah yang paling populer adalah Film Garuda di Dadaku, soundtrack film ini yang dinyanyikan oleh Netral kini menjadi semacam lagu kebangsaan bagi para supporter olah raga yang mampu membangkitkan nasionalisme Indonesia. Film terbarunya yang berjudul ‘Sang Penari’ berhasil memenangkan Piala Citra untuk kategori film terbaik dan sutradara terbaik di Festifal Film Indonesia 2011.

20 comments

  1. URGENT

    Gladiresik Music Lab yang berlokasi di kebayoran baru Jakarta Selatan mencari instruktur vocal yang berdomisili di Jakarta. Apabila ada yang berminat kirimkan CV ke email : raymond@gladiresik.com


  2. yang namanya ananta o’edan lulusan isi angkatan berapa ya mas ?

    admin says: maaf admin tidak tahu


  3. ssah g msuk isi jrusan seni rupa?

    admin says:tergantung kemampuan anda, jika anda mampu mengalahkan peserta tes lain maka anda yang diterima


  4. mank pa ja syarat’a biar bsa ktrima?, trus prbndigan antra dya tmpung ma pserta’a brpa??

    admin says: biar diterima anda harus membuat karya yang bagus saat tes dan juga menunjukkan personality yang bagus pula


    • karya semacam pa ya?

      admin says: gambar dengan ide kreatif dan dikerjakan dengan teknik gambar yang bagus pula


  5. Klo masuk jurusan seni musik. Utk vokal. Bsog lulusnya bekerja sbg apa ??

    admin says: kebanyalan lulusan vokal selain utamanya menjadi penyanyi, banyak yang kini menjadi guru vokal


  6. untuk tes masuk jurusan musik, apa aja y……
    trus angkatan tahun lalu,kira kira-brapa peserta yng daftar masuk jurusan itu…?

    admin says: baca baca lagi komen komen sebelum ya, sudah banyak yang tanya kok


  7. klo lulusan jurusan karawitan gelarnya S.Kar atau S.Sn?

    admin says: semua jurusan sama gelarnya yaitu S.Sn.


  8. Memang top,..
    SEni adalah sebagian dry jiwa Qta.


  9. yang fotografi kok gag ada??/


  10. Min mau tanya, prospek kerja bagi lulusan Karawitan ma etnomusikologi itu lebih manteb yang mana ?? trims


  11. apa nama grup penari alumni isi yang dandanannya sebagai wanita tua?


  12. mayor jurusan musik kan ada vokal ,, apa test yang di berikan? apa ada membaca not balok? atau apa? mohon dijelaskan. thx

    Admin says: setau admin sama, nyanyi sambil baca not balok


  13. aq suka mh lukis dr kcil,dn mnang dlm brbgai lmba,antar klas, skolah,kbupaten,dan provinsi. Aph aq bsh d trima y?

    Admin says: silakan ikut tes dan bersaing dengan peserta lainnya, semoga bekal anda membantu dalam peraaingan


  14. MasBro,MbakSist… profil Entang,HeriDono,Nasirun dsb2 dund. Pan lulusan ISI juga toh

    Admin says: terima kasih atas masukannya


  15. Pengen banget masuk ISI tp mngkin blm waktunya


  16. MANTAP😀


  17. kalau jurusan seni teater ,, kalau udah lulus,, kerjanya apa??

    admin says:
    biasanya ada di bidang teater dan film, bisa menjadi aktor film/sinetron, pemain teater, pelatih akting, pencari/penseleksi aktor untuk film/sinetron
    ada juga yang menjadi bagian tata artistik untuk panggung teater amupun tata artistik untuk film, beberapa juga menjadi sutradara teater


  18. Jurusan seni tari , prospek kerjanya apasaja selain menjadi koreografer atau guru? Dan apa yang dipelajari hanya tari tradisional ?

    Admin says:
    1. Prospek kerja jurusan tari: jadi guru tari, jadi penari profesional, jadi koreografer, jadi pns di kementrian pariwisata n ekonomi kreatif, membuka usaha sendiri di bidang tari seperti kursus tari,dll
    2. Tidak hanya tari tradisi tapi juga tari modern termasuk tata rias dan kostum, teori dll


  19. Kalo jurusan desain interior tu nnti gelarnya apa?

    admin says: sampai saat ini S.Sn. (sarjana seni)



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: